BETTER OFF WITHOUT HEART, struggling with HEART, HAVE divine blessing.

  • RSS
  • Delicious
  • Facebook
  • Twitter
  • rossi memorable photos while in Indonesia

    haaaa,,, cool .. photos when rossi come to Indonesia, many recordings that funny ..(koplak). It just sort of joke stress reliever. safely enjoy ...

  • our BECAK

    BECAK is OUR FRIENDLY ENVIRONMENT. In indonesia, Indonesian Call this "BECAK" ...

  • 10 accidents of the most famous formula 1.

    EIf talking about Formula 1, certainly not out of security talks about the race car with super high speed. Why Ayrton Senna (San Marino GP 1994) which crash visible light, was more fatal than a collision Robert Kubica (GP Canada 2007) that seems far more terrifying? Here are 10 of the many deaths in the history of Formula 1 that "establish" security Formula 1 today. ...

Twitter

Tampilkan postingan dengan label hujan es. Tampilkan semua postingan



Mungkin Anda pernah menyaksikan hujan salju atau hujan es turun di kota-kota atau di pelosok Indonesia. Ternyata, fenomena itu bukanlah hal yang aneh dan sudah ada penjelasannya.
Saat sedang duduk di kabin, dengan sandaran kursi berdiri tegak serta meja makan di hadapan Anda dalam posisi terkunci, pesawat yang Anda tumpangi bisa jadi sedang memicu kejadian tak lazim, misalnya seperti hujan es.

Andrew Heymsfield, mikrofisikawan dari National Center for Atmosfpheric Research di Boulder, Colorado, menemukan bahwa pesawat bisa menyebabkan lubang di awan dan mengubah cuaca daratan di bawahnya.

Seperti dikutip dari Discovermagazine, kristal es tidak terbentuk dengan mudah. Sama halnya dengan titik-titik uap air yang tetap dalam bentuk asalnya, meskipun atmosfir di sekitarnya mencapai jauh di bawah titik beku.

Menurut Heymsfield, pesawat yang memasuki awan yang super dingin setelah mereka tinggal landas atau sebelum mendarat bisa menyebabkan gangguan yang dapat membekukan titik-titik uap air tersebut secara instan.

“Ketika mesin turboprop milik pesawat memaksa air di belakang sirip-sirip propeller atau ketika mesin jet menyebabkan udara lembab mengalir di bawah sayap agar memberi daya angkat pada pesawat, udara kemudian menyebar dan mendingin,” ujar Heymsfield.

Salah satu dari efek yang ditimbulkan pesawat itu, kata Heymsfield, bisa menurunkan temperatur udara hingga lebih dari satu derajat.

“Ini seketika akan membekukan titik-titik air di awan,” kata Heymsfield. “Titik air ini dengan cepat akan membentuk kristal es yang keluar dari awan sebagai salju,” ucapnya.

Heymsfield menyebutkan, fenomena ini sedikit menjelaskan terjadinya keterlambatan pesawat di musim dingin yang belakangan banyak terjadi.

“Efek utama dari kejadian ini adalah berubahnya curah hujan lokal,” tutur Heymsfield. “Di sekitar bandara, khususnya di musim dingin, lebih banyak salju yang turun dibandingkan di kawasan lain”.


Sumber :
teknologi.vivanews.com